Malam yang indah, sejuk terasa
dikamar ku. Aku hanya bisa terdiam dikamar ditemani rintik-rintik hujan. Tak
ada suara televise, suara lagu ataupun suara orang berbicara. Hanya ada aku dan
laptop mini ku ditemani suara jemari-jemariku yang menari diatas keyboard.
Untuk kesekian kalinya dimalam minggu ini aku hanya bisa dirumah, mungkin
karena dari minggu kemarin setiap malam
minggu selalu digurun hujan. Namun, setiap aku meng scroll down timeline twitter ku banyak sekali teman ku yang meng update mereka sedang berada
ditempat-tempat nongkrong atau dimana saja. Apa mungkin hanya aku yang selalu
menghabiskan waktu dirumah saja?ah sudahlah aku tak mementingkan itu.
Sudah
berapa lama aku dikamar?hmm setelah liat jam aku baru sadar sudah 5 jam aku
terkurung dikamar mini ku ini. Aku memutuskan untuk turun dan pergi kedapur, mencari sebuah
cemilan untuk mengganjal perut ku yang malang ini. Aha! Aku menukan sebuah cokat
dan jus instan di lemari pendingin. Aku membawa cemilan dan minuman ini ke kamar.
Aku mengambil handphone ku terlebih
dahulu di ruang tamu. Lalu aku naik kembali ke atas. Aku membuka handphone ku dan melihat ada 3 panggilan
tak terjawab, 5 sms, 2 line dan 1 whatsapp. Dan yang aku kaget itu berasal
dari 1 orang yang sama.
Aku
membuka dan membaca tiap demi tiap sms, line,
dan whatsapp. Oh Tuhan apakah aku
bermimpi? Orang yang aku sukai menanyakan aku dimana dan mengajakku pergi untuk
menemaninya nonton film yang baru keluar dari bioskop. Lalu aku melihat jam,
masih jam 22.00 WIB. Hmm mami, papi, dan kakak ku sedang berada diluar kota.
Jadi bisalah aku pergi pikirku. Aku segera mengetik pesan untuk dia “aku akan
segera siap dalam waktu 10, mungkin kamu bisa jemput ku dirumah” lalu aku
bersiap-siap. Kaos hitam polos, dengan hotpants
lalu flatshoes berwarna biru dongker.
Perfect! Dengan sedikit bedak dan pelembab membuat ku tampak lebih fresh. Aku mengambil tas mungil ku dan handphone ku, lalu aku menunggu di ruang
tamu.
Tak
lama aku menunggu, klakson mobil berbunyi. Astaga dia ada didepan rumah! Aku
berpamitan pada mbok ku dan aku keluar rumah. Dia tampak cool! Dengan baluan jaket jeans,kaos
hitam polos, jeans dan sepatu biru
dongker. Mengapa bisa cocok gini pakaian yang kami pakai? Apa kami jodoh?haha
hayalan semata yang tak akan jadi kenyataan. “kamu cantik malam ini”
tidak-tidak apakah aku bermimpi? Aku tau ini mimpi. Aww semut merah baru saja
menggigit kaki ku, dan sakit. Artinya aku sedang tidak bermimpi. Aku hanya
membalas dengan senyuman. Lalu dia membukakan pintu untuk ku dan kamipun
meninggalkan rumah.
Dalam
bioskop banyak sekali pasangan-pasangan muda maupun tua yang ada. Ternyata dia
telah memesankan tiket untuk kami berdua. Dan pas! Saat datang studio yang
ingin kami tempati baru saja dibuka. Dia menggandeng tanganku dan mengajakku
untuk segera kestudio. oh Tuhan mimpi apa aku semalam. Kami mencari-cari tempat
duduk kami. E3 dan E4 yak ketemu! Kami langsung duduk dan berbincang-bincang.
Setelah beberapa menit film pun dimulai. Aku melihat jam. 22.30 WIB astaga
sudah malam sekali, akupun merasa ngantuk. Dan tanpa sadar aku bersender
dipundaknya dan…….aku tertidur.
Aku
terbangun, astaga sudah pagi. Dan kenapa aku bisa berada dikamar?astagaa siapa
yang membawa ku kesini?bukankah semalam aku sedang menonton dengan cowo yang
aku suka?jadi bener semua itu hanya mimpi? Akupun berlari kedapur untuk menemui
mbok. Dan mbok menceritakan semuanya. Ternyata saat aku tertidur distudio, aku
digendong ke mobil. Dan aku dibawa kerumah. Mbok bilang dia menulis sebuah
surat buat ku dan ada di meja belajar. Aku langsung kembali ke kmar dan mencari
sepucuk surat. Yap! Aku menemukannya.
“ dear putrid tidur.
Selamat pagi putri, maaf aku tidak
membangunkanmu, aku hanya tidak ingin memganggu tidur nyenyakmu itu. Aku tidak
ingin menggangu mimpi indahmu. Tapi jujur, kamu lucu sekali saat tidur. Pipi mu
yang chubby saat amat terlihat gemuk saat kau tidur. Bagaimana film
kemarin?apakah seru?hehe maaf putri aku lupa kau tertidur. Hm bagaimana kalau
hari ini kau menemaniku untuk mencari pick gitar ditoko musik? Hitung-hitung
menggantikan yang semalam. Aku jemput kau pukul 12.00 WIB didepan rumah.
With love
Your mine”
Astaga
ternyata dia… betapa ingin melelehnya aku saat membaca surat itu. Ah aku takut
ia hanya ingin member harapan palsu. Namun, ikuti saja permainannya. Lalu aku
mandi dan bersiap.
Sudah
jam 11.45 WIB belum ada kabar dari dia. Sejujurnya aku tidak mengerti apa arti
dari “your mine” aku belum resmi
berpacaran, bahkan sebelum dia mengajakku pergi nonton dia tidak pernah pdkt
dengan ku, menengur saja tidak apalagi smsan. Disekolah aku hanya bisa
melihatnya diam-diam, menyukai dalam diam, senang dalam diam, bahkan jealous dalam diam. Ya aku suka
memperhatikannya, dia sering sekali dikerubuni oleh cewek-cewek . jadi apa
maksud dari semua ini? Hmm apa ini sebuah rencana untuk mempermainkanku?
Tin..tin.. klakson berbunyi. Mobil itu lagi. Aku pamit ke mbok dan segera
keluar dari rumah, masuk kedalam mobilnya dan pergi.
Sesampainya
di toko musik langganannya, ia memilih pick gitar yang sesuai dengan seleranya.
Dan ia membeli beberapa senar dan membeli sarung gitar. Menurut dari yang dia
ceritakan, adiknya yang kecil baru saja memutuskan senar gitar miliknya, bahkan
pick gitarnya dibuang ke kolam ikan dan sarung gitarnya dijadikan lahan untuk
berkarya dengan kerayon-kerayon milik adiknya. Tapi dengan bijak dia berkata
“gapapa kok, dia kan anak kecil, biarkan dia berkarya” betapa baiknya dia. Ini
membuat aku semakin menyukainya.
Selasai
membeli keperluannya dia mengajakku jalan-jalan ke sekeliling Jakarta. Dia
banyak memberi tahu tempat-tempat yang bagus. Ya aku memang pindahan dari tanah
batak. Jadi aku belum begitu tau tempat-tempat bagus yang harus dikunjungi.
Hari mulai gelap, kami memutuskan untuk dinner
disalah satu tempat pasta yang cukup terkenal. Aneh kenapa tempat ini sepi? Ah
sudah biarkan saja. Mungkin tempat ini sudah tidak terkenal lagi, haha. Dia
memutuskan untuk memilih tempat dipojok restaurant itu. Lalu memesan makanan.
Selagi menunggu pesanan dia mengeluarkan “perlengkapannya” berserta gitar nya
yang sedikit rusak. Ia memperbaikinya dengan cekatan dan surprise ! dia menyelesaikannya dengan cepat, dia sungguh lihai
dalam musik terutama pada gitar. Pesanan datang dan tumben saya pesanan ini
ditutupi oleh tudung yang terbuat dari bahan alumunium. Aku masih belum membuka
pesanan itu. Yang aku anehkan lagi kenapa hanya pesanan aku saja yang diberi
tudung saji? Namun ku abaikan pemikiranku itu. Aku masih memperhatikan dia yang
sedang meng steam gitar dan dia mengtest gitar dan
harmonisasi dari setiap senar memberikan keindahan tersendiri. Dia mengambil
pick gitar dan….dia mulai memainkan sebuah lagu. Lagu yang sering aku dengar
bahkan aku sangat menyukai lagu ini. Lagu ini tidak asing bagiku.
Dia
memetik setiap senar dengan indah menyanyikan lagu untuk ku. Fix you dari
codyplay. Astaga ini lagu yang selalu aku impikan. Aku selalu bermimpi
dinyanyikan lagu ini oleh seorang lelaki yang aku sukai. Aku bermimpi! Ya aku
mimpi! Tapi tidak lagi-lagi ada semut yang menggigit kakiku. Ya aku tidak
bermimpi. Dia masih menyanyikan lagu itu dan menatap mata ku dengan cinta.
Setelah selesai menyayikan lagu itu, dia membuka tudung saji berbahan alumunium
itu dan aku kaget. Aku hanya melihat sebuah piring putih dan saus merah yang
bertuliskan “would you be mine?” aku
hanya bisa memandang piring itu. Lalu dia berkata “I’m 100% serious. Answer my question, please. Don’t make me nervouse
with your confused face,haha” dan aku hanya tersenyum dan menitihkan air
mata. Dia menjulurkan tangannya ke pipiku dan mengusap air mata ku “jangan
nangis, aku tidak bisa melihat air mata mu jatuh. Tidak ada seorang bidadari
yang menangis. Biar ku jelaskan. Aku menyukaimu saat pertama kali aku meliat
kamu. Kamu baru saja pindah dari medan dan kamu beda. Lalu aku bertanya-tanya
tentang kamu pada teman-temanmu. Dan ini hasilnya. Aku menyukaimu. Bahkan
sekiranya aku menyayangimu. Jawab pertanyaanku yang ada dipiring itu. Jangan
diam saja putrid tidur” penjelasan yang singkat namun aku menpercayai itu. Lalu
aku mengambil piring putih yang bersih dan saus merah. Dan aku mulai mengukir
kaya di piring itu “Absolutely, Yes”
lalu dia berteriak histeris akibat kesenangan. Sangking histerisnya dia
memelukku, memeluk dengan hangat. Kehangatan yang aku cari “Tuhan mimpiku
menjadi kenyataan. Tolong jaga mata dan
hatinya, aku menyukainya, menyayanginya, bahkan sekitaranya aku mencintainya.
Kami seagama, dan aku ingin bersamanya selamanya. Thank God” kata ku dalam hati. Dia melepaskan pelukan ku dan
berkata “I love you so much and always
do. I will give you my best and I never make you cry because of me. Thank God
you give me Your little princess. I will keep her. You are the girl who I love
after my mom and my grandma. Don’t try
to leave me alone. I hope God bless our relationship. Damn! I love you so much”
lalu dia mengecup kening ku dengan cinta.
Malam
terindah, bukanhanya ada dimalam minggu. Tapi dimalam hari-hari lain indah
juga. 14 februari memang hari valentine, namun semenjak ada dia disamping ku everyday is a valentine’s day. Aku hanya
berharap dia selalu disampingku. Selamanya.
Jakarta, 19 oktober
2013 09.43 PM
With love
nita♥